Audiobook as a Medium for Conserving Sundanese Folklore and Enhancing the Language Skills of Generation Alpha

  • Agatha Trisari Universitas Pakuan
  • Langgeng Prima Anggradinata Universitas Pakuan
  • Aesha Yusi Mahameru Universiti Tekhnologi MARA, Malaysia
  • Qotrunnadya Khusnul Wardati Universitas Pakuan
Keywords: folklore conservation; Sundanese language; audiobook; Generation Alpha; learning media

Abstract

The Sundanese language, despite being the second most widely spoken regional language in Indonesia, faces declining use among younger generations who perceive it as irrelevant. This study addresses how oral Sundanese folklore can be conserved and simultaneously transformed into an effective learning medium for Generation Alpha. Employing a research-and-development approach combined with a one-group pretest–posttest experimental design, the study conserved the folklore “Sejarah Sri Baduga Maharaja dan Batu Tulis” through the stages of data collection, validation, value analysis, and transformation into a bilingual illustrated audiobook. The cognitive theory of multimedia learning and the concept of literary transformation from orality to literacy frame the analysis. The product was tested on 27 fourth-grade students at SDIT Wadi Al Ahgaff, Bogor. Results shown significant improvement in Sundanese knowledge (30.00 to 98.41; t = 19.63; p < 0.001; N-Gain 0.98) and language skills (43.25 to 83.57; t = 30.23; p < 0.001; N-Gain 0.72), both with very large effect sizes. The study contributes a replicable model of folklore conservation that bridges cultural preservation and digital-era pedagogy, supporting SDG 4 on quality education.

References

Aljamaliah, Siti Nur Madinah, and Dadan Muhammad Darmadi. 2022. “Analisis Fakta Cerita dalam Folklor Lisan: Cerita Rakyat Sunda sebagai Pembelajaran Sastra di Sekolah Dasar.” Haluan Sastra Budaya 6 (2): 249–269.
Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan. 2023. Laporan Penutur Bahasa Daerah di Indonesia. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Danandjaja, James. 1994. Folklor Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng, dan Lain-lain. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.
Devi, Anggit Shita, and Siti Maisaroh. 2017. “Pengembangan Media Pembelajaran Buku Pop-up Wayang Tokoh Pandhawa pada Mata Pelajaran Bahasa Jawa Kelas V SD.” Jurnal PGSD 3.
Firgiawan, Wahyu, Suwawi Cokrowibowo, Nursdin Natsir, Sulfayanti, and Nur. 2025. “Pelatihan Pembuatan Komik Digital sebagai Sarana Pelestarian Bahasa Daerah.” To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat 8 (1): 93–105.
Friska, Sri Yunita, Ali Maksum, and Arita Marini. 2023. “Pengembangan Media Pop-Up Book Materi Keberagaman Budaya untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar.” Dwija Cendekia: Jurnal Riset Pedagogik 7 (3). https://doi.org/10.20961/jdc.v7i3.79113.
Ismadi, Hurip Danu. 2018. “Kebijakan Pelindungan Bahasa Daerah dalam Perubahan Kebudayaan Indonesia.” Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
Jha, Ashish Kumar. 2020. “Understanding Generation Alpha.” OSF Preprints. https://doi.org/10.31219/osf.io/d2e8g.
Khairunisa, Yuliani Nurani, and Yufiarti Jahja. 2024. “Pengembangan Media Pop-up Book Digital untuk Menstimulasi Karakter Kebhinekaan Global pada Anak Usia 5–6 Tahun.” Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 1 (2): 11. https://doi.org/10.47134/paud.v1i2.291.
Kurniati, Endang, et al. 2015. “Implementasi Pembelajaran Bahasa Jawa SD yang Integratif Komunikatif Berbasis Folklore Lisan sebagai Wujud Konservasi Budaya.” Jurnal Penelitian Pendidikan 32 (2).
Mayer, Richard E. 2014. “Incorporating Motivation into Multimedia Learning.” Learning and Instruction 29: 171–173.
Muhammad, Zulkifli, Meifilina Sondakh, and Hadi Mulyono. 2015. “Peran Komunikasi Keluarga dalam Usaha Pelestarian Bahasa Daerah Kota Tidore Kepulauan.” Acta Diurna 4 (5).
Nabila, Salsa, Irwan Adha, and Rangga Febriandi. 2021. “Pengembangan Media Pembelajaran Pop Up Book Berbasis Kearifan Lokal pada Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar.” Jurnal Basicedu 5 (5): 3928–3939. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1475.
Najahah, Ifadatun, Eko Agus, and Bambang Oemar. 2016. “Perancangan Buku Pop-up sebagai Media Pembelajaran tentang Rumah dan Pakaian Adat Nusantara di Jawa.” Jurnal Pendidikan Seni Rupa 4.
Pratiwi, Tania Pramudita, Adji Kurniawan, and Wuri Widyani Hapsari. 2024. “Perancangan Buku Pop-up sebagai Media Pembelajaran Memuliakan Ibu dalam Budaya Sunda.” Bandung: Institut Teknologi Nasional.
Rustandi, Yuli, and Langgeng Prima Anggradinata. 2019. “Representasi Etos Kerja Orang Sunda dalam Ungkapan dan Folklor Sunda.” Salaka: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia 1 (1).
Septiana, Dwi, Ahmad A. Marwa, Nur A. Susana, and Arita Marini. 2023. “Pengaruh Metode Pop-up dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa pada Pendidikan IPA: Meta Analisis.” JOEL: Journal of Educational and Language Research 2 (11): 1169–1188.
Siregar, Irfan. 2025. “Efektivitas Media Pembelajaran Pop-Up Book terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN 106811 Bandar Setia.” Al-DYAS.
Yuliandri, Resti. 2020. “Pola Pendidikan dan Pengasuhan Generasi Alpha.” Inventa: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar 4 (2): 165–177.
Published
2026-07-31
How to Cite
Trisari, A. T., Anggradinata, L. P., Mahameru, A. Y., & Wardati, Q. K. (2026). Audiobook as a Medium for Conserving Sundanese Folklore and Enhancing the Language Skills of Generation Alpha. DAWUH : Islamic Communication Journal, 7(2), 578-590. https://doi.org/10.62159/dawuh.v7i2.2475
Section
Articles