Penerapan Platform Kolaborasi Digital Untuk Membangun Budaya Learning Organization Pada Guru MTs Darussa'adah Pandeglang
Abstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di MTs Darussa’adah Pandeglang ini dilaksanakan untuk menjawab permasalahan rendahnya pemanfaatan teknologi pembelajaran, kurangnya budaya kolaborasi guru, keterbatasan literasi digital, dan dampaknya terhadap motivasi belajar siswa yang berpotensi meningkatkan angka putus sekolah. Program ini dirancang melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan guru dan pihak madrasah secara aktif sejak tahap perencanaan hingga evaluasi. Solusi yang ditawarkan mencakup pelatihan teknis Google Classroom dan Google Drive , pendampingan implementasi pembelajaran digital secara langsung, serta evaluasi dan refleksi berkelanjutan agar guru mampu mengelola kelas, mendokumentasikan materi ajar, dan berbagi pengetahuan dengan rekan sejawat. Mitra berperan penting dalam menyediakan sarana prasarana seperti ruang pelatihan, perangkat laptop, proyektor, dan koneksi internet, serta memastikan kesiapan akun digital guru sehingga pelatihan dapat dipraktikkan secara langsung. Luaran yang ditargetkan dari kegiatan ini meliputi peningkatan keterampilan guru, tersedianya materi ajar digital di Google Drive sekolah, terbentuknya budaya kolaborasi, peningkatan kualitas pembelajaran berbasis teknologi, laporan kegiatan yang terdokumentasi, dan publikasi artikel ilmiah hasil PKM di jurnal atau prosiding. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat memperkuat peran MTs Darussa’adah sebagai sekolah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, menjadi contoh Learning Organization , serta memberikan kontribusi nyata dalam upaya menurunkan angka putus sekolah dan meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Pandeglang.
References
Dewi, N. M., & Tarwiyah, S. (2022). EFL teachers experiences in a digital technology-based community of practice as a continuing professional development. In L. R. Octaberlina & A. I. Muslimin (Eds.), The 9th ELITE International Conference 2021 (pp. 185–198).
Frei-Landau, R., Muchnik-Rozanov, Y., & Avidov-Ungar, O. (2022). Using Rogers’ diffusion of innovation theory to conceptualize the mobile-learning adoption process in teacher education in the COVID-19 era. Education and Information Technologies, 27, 12811–12838.
Ifenthaler, D., Hofhues, S., Egloffstein, M., & Helbig, C. (Eds.). (2021). Digital transformation of learning organizations. Springer.
Li, [Nama lengkap tidak terbaca dari cuplikan], et al. (2024). Longitudinal perspectives on technology acceptance: Teachers’ … (TAM-based). Education and Information Technologies.
Ossa Parra, M., [dkk.]. (2023). Digital transformation in education: Critical components for leaders of learning organizations. [Jurnal di ScienceDirect].
Wang, Y., Du, J., & [Nama penulis lain jika ada] (2024). The effect of teacher self-efficacy, online pedagogical and content knowledge, and emotion regulation on teacher digital burnout: A mediation model. BMC
Żatuchin, D. (2024). Enhancing knowledge transformation in digital education: An analysis of the SECI model’s application in course design and execution. Discover Education, 3, Article 140.
Copyright (c) 2026 Dedy Aditya, Muhammad Tri Habibie, Senna Hendrian, Ai Solihah, Ambar Tri Hapsari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with KENDURI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the KENDURI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.











