Author Guidelines

Aturan Umum

Naskah tidak boleh diterbitkan sebelumnya atau tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain dan artikel harus memenuhi pedoman penulisan Jurnal Kenduri sebelum dikirim ke redaksi untuk mempermudah proses penerbitan. Panduan penulis ini terdiri dari:

  1. Penulis harus menggunakan Template Download Jurnal Kenduri untuk kesesuaian format naskah.
  2. Naskah harus ditulis dalam bahasa Indonesia  yang baik dan benar 
  3. Naskah harus ditulis dengan ejaan dan tata bahasa yang benar, kalimat yang efektif
  4. Nilai turnitin harus di bawah 20%.
  5. Naskah ditulis sebagai pedoman penulisan dalam template, minimal 6 halaman.
  6. Format artikel yang dikirimkan adalah Microsoft Word (.doc/.docx), maksimal 2 MB.

Struktur Naskah

Naskah secara umum disusun dengan urutan sebagai berikut: Judul, Nama Penulis dan Afiliasi, Abstrak dan Kata Kunci, Pendahuluan, Bahan dan Metode, Hasil dan Pembahasan, Kesimpulan, Ucapan Terima Kasih (opsional) dan Referensi.

  1. Judul Artikel: Judul harus spesifik, tidak ambigu, dan lengkap dengan huruf kecil Times New Roman ukuran 16 pt.
  2. Nama Penulis dan Afiliasi:
    1. Nama penulis harus tanpa gelar dan jabatan profesi serta semua nama belakang penulis tidak boleh disingkat.
    2. Tambahkan afiliasi yang memuat nama jurusan/kolase (atau fakultas), nama universitas atau institusi, alamat, negara.
    3. Harap mencantumkan Penulis Korespondensi (sertakan alamat email) dengan menambahkan tanda bintang (*) pada superskrip di belakang nama penulis.
  3. Abstrak dan Kata Kunci:
    1. Abstrak harus berdiri sendiri, akurat, singkat, jelas, dan spesifik.
    2. Abstrak harus memberi tahu calon pembaca apa yang Anda lakukan dan menyoroti temuan-temuan utama serta harus memuat latar belakang dan tujuan makalah, metode, hasil utama, dan kesimpulan.
    3. Hindari penggunaan jargon teknis dan singkatan yang tidak lazim.
    4. Abstrak harus ditulis dalam 200-300 kata.
    5. Kata kunci ditulis dalam bahasa Inggris, 3–5 kata kunci atau frase, disusun berdasarkan abjad dan dipisahkan menggunakan titik koma (;).
    6. Jangan gunakan istilah yang terlalu umum atau terlalu panjang.
  4. Pendahuluan: Pendahuluan harus memuat latar belakang umum, tinjauan mutakhir, analisis kesenjangan atau pernyataan kebaruan ilmiah, masalah atau hipotesis penelitian, dan tujuan penelitian.
    1. Latar belakang masalah harus diberikan secara memadai, namun tidak berlebihan.
      Solusi yang ada/studi mutakhir (termasuk tinjauan literatur, karya terkait) harus disajikan secara ringkas.
    2. Analisis kesenjangan harus dijelaskan secara memadai. Kesenjangan ini mungkin menjelaskan keterbatasan utama atau perbedaan pendekatan dari penelitian sebelumnya. Hal ini mungkin menunjukkan kebaruan ilmiah dari penelitian yang diusulkan.
    3. Tujuan penelitian harus dinyatakan secara tepat dan eksplisit. Tujuan ini harus dikaitkan dengan kesenjangan penelitian;
    4. Tinjauan pustaka atau karya terkait sebaiknya dimasukkan dalam bab Pendahuluan, bukan sebagai bab tersendiri.
    5. Pembahasan karya-karya terkait ini dapat disajikan sebagai tinjauan literatur. Namun, laporan ini tidak boleh disajikan sebagai tinjauan hasil penulis per penulis, melainkan harus dikelompokkan berdasarkan metode atau topiknya.
  5. Metode Penelitian:
    1. Metode penelitian harus memuat prosedur penelitian, metode/algoritma/model yang digunakan, kumpulan data (termasuk jumlah dan cara memperolehnya), alat/platform/perangkat lunak, dan desain pengujian. Artikel ulasan tidak perlu memiliki bab ini.
    2. Prosedur atau kerangka penelitian menggambarkan tahapan penelitian/pengembangan yang dilakukan untuk mencapai tujuan/keluaran penelitian.
      Ini harus menjelaskan metode/algoritma dan model (termasuk analisis atau statistik) yang digunakan dalam penelitian.
    3. Jika tersedia, penjelasan kumpulan data harus diberikan secara memadai, termasuk jumlah, jenis, dan metode perolehannya.
    4. Hal ini dapat menginformasikan materi/platform yang digunakan dalam penelitian, termasuk materi dan alat/perangkat lunak/perangkat keras/platform.
      Ini harus menggambarkan desain tes untuk memperoleh data hasil dan analisisnya.
  6. Hasil dan Pembahasan:
    1. Hasil harus jelas dan ringkas. Mereka harus merangkum temuan-temuan (ilmiah) daripada memberikan data secara rinci.
    2. Semua hasil dalam bab ini harus dibahas secara memadai. Pembahasan dapat disajikan beserta hasilnya atau dalam subbab tersendiri. Naskah yang hasil pembahasannya kurang akan dianggap ditolak.
    3. Diskusi harus mengeksplorasi hubungan temuan dengan pertanyaan atau tujuan awal yang diuraikan dalam Pendahuluan.
    4. Pembahasan hendaknya memberikan interpretasi terhadap setiap temuan secara ilmiah;
      Diskusi juga harus mengeksplorasi pentingnya temuan. Hal ini dapat menyoroti kesesuaian/perbedaan antara temuan penelitian ini dan penelitian sebelumnya.
  7. Kesimpulan: Kesimpulan harus menjawab tujuan penelitian secara ringkas.
    Ini harus memberikan pembenaran ilmiah yang jelas untuk penelitian tersebut.
    Seharusnya tidak mengulangi otot perut
  8. Ucapan Terima Kasih (Opsional): Ucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu penelitian, khususnya lembaga pendanaan penelitian Anda. Ini mungkin termasuk individu yang telah membantu Anda dalam studi Anda: Penasihat, Pendukung keuangan, atau pendukung lain, misalnya, Proofreader, Pengetik, dan Pemasok, yang mungkin telah memberikan materi. Jangan mengakui salah satu nama penulis.
  9. Referensi:
    1. Semua referensi yang dikutip dalam teks artikel harus dicantumkan dalam Daftar Pustaka. Referensi memuat paling sedikit 16 (enam belas) referensi dari sumber primer (jurnal ilmiah, prosiding konferensi, buku referensi penelitian), yang diterbitkan dalam kurun waktu 5 (lima) tahun.
    2. Referensi yang dikutip harus relevan dengan paragraf atau kalimat yang merujuk padanya. Referensi ini dapat dikutip dalam studi literatur, pernyataan kesenjangan, dan pembahasan hasil.
    3. Referensi dari jurnal harus memuat informasi nama penulis, judul, nama jurnal lengkap (TIDAK disingkat), volume, nomor (jika ada), nomor halaman, tahun, dan judul (jika ada).
    4. Referensi dari konferensi harus memuat nama konferensi secara lengkap, kota dan negara tuan rumah konferensi, bulan dan tahun konferensi, nomor halaman, dan doi (jika ada).