Gebyar Kompetisi Keagamaan Sebagai Sarana Aktualisasi Bakat Dan Minat Islami Anak Di Masjid Baiturrahim Kelurahan Sumur Dewa Kota Bengkulu
Abstract
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Riset Prodi Kelompok 18 di Masjid Baiturrahim, Kelurahan Sumur Dewa, Kota Bengkulu dilaksanakan untuk mengembangkan potensi dan bakat anak dalam bidang keagamaan Islam. Fenomena minimnya ruang aktualisasi bakat anak di lingkungan masjid menjadi latar belakang kegiatan ini. Program Gebyar Kompetisi Keagamaan dirancang menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang bertumpu pada potensi nyata komunitas. Metode pelaksanaan meliputi tahap Discovery, Dream, Design, dan Destiny. Kegiatan lomba mencakup cabang azan, hafalan surah pendek, dan busana muslim. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kepercayaan diri, keberanian tampil di depan publik, dan sportivitas anak. Sebanyak 87% peserta menyatakan puas terhadap program ini berdasarkan hasil Societal Impact Index. Program ini berkontribusi dalam memperkuat karakter Islami generasi muda dan mendorong partisipasi aktif komunitas masjid dalam pengembangan pendidikan nonformal
References
Mujib, A., & Mudzakir, J. (2018). Ilmu pendidikan Islam. Kencana.
Nurhasanah, S., & Darmawan, C. (2022). Kompetisi berbasis masjid dan pengaruhnya terhadap pembentukan karakter religius anak. Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 11(2), 212–228.
Rohmadi, M. (2021). Efektivitas lomba keagamaan dalam meningkatkan motivasi belajar Al-Qur'an dan pembentukan karakter religius santri. Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, 8(3), 320–335.
Saputra, U. (2019). Manajemen program pemberdayaan masjid berbasis ABCD di perkotaan. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(1), 78–94.
Siregar, E. (2020). Teori belajar dan pembelajaran. Ghalia Indonesia.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Supriadi, D. (2020). Optimalisasi fungsi masjid dalam pengembangan pendidikan nonformal anak. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 7(1), 55–70.
Syarifuddin, A. (2019). Hubungan kualitas program tahfidz TPQ masjid dengan pencapaian anak dalam kompetisi keagamaan. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 17(2), 143–158.
Uhbiyati, N. (2013). Dasar-dasar ilmu pendidikan Islam. Pustaka Rizki Putra.
Yusuf, A. M. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan penelitian gabungan. Kencana.
Zuhairini, dkk. (2015). Filsafat pendidikan Islam. Bumi Aksara.
Amini, I., & Hasanah, U. (2021). Asset-based community development sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal. Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 6(2), 89–106.
Hamid, A. (2020). Pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam di lingkungan masjid. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1), 1–18.
Mustofa, I. (2022). Peran komunitas masjid dalam penguatan literasi keagamaan anak usia dini. Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Pendidikan, 3(1), 22–38.
Pratiwi, R., & Fauzan, A. (2023). Model kompetisi keagamaan sebagai strategi pemberdayaan generasi muda di lingkungan masjid perkotaan. Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Pendidikan, 4(2), 115–130.
Copyright (c) 2026 Intan Riftin, Ade Tria Utami , Esya Edriyani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with KENDURI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the KENDURI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.











