Peran Bimbingan dan Konseling Dalam Pendidikan Serta Implementasi Bimbingan dan Konseling Di SDN 32 Kota Bengkulu

  • Indah Cahyani Futri Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Rapika Mustika Rini Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Yendra Hidayati Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Viona Lisma Dianka Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Anesa Sahli Putri Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Zubaidah Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
Keywords: Bimbingan Konseling;, Implementasi;, Pendidikan.

Abstract

Pendidikan pada hakekatnya merupakan usaha sadar untuk mengembangkan kepribadian yang berlangsung seumur hidup baik disekolah maupun madrasah. Pendidikan juga bermakna proses membantu individu baik jasmani dan rohani kearah terbentuknya kepribadian utama pribadi yang berkualitas, dalam konteks Islam pendidikan bermakna bimbingan terhadap pertumbuhan rohani dan jasmani menurut ajaran Islam dengan hikmah mengarahkan, mengajarkan, melatih, mengasuh dan mengawasi beralakunya semua ajaran Islam. Dalam kaitan ini, Peran bimbingan dan konseling dalam pendidikan merupakan usaha membantu individu untuk menjadi manusia yang berkembang dalam hal pendidikan dan membentuk kepribadian yang berguna dalam kehidupannya yang memiliki berbagai wawasan, pandangan, interpretasi, pilihan, penyesuaian dan keterampilan yang tepat berkenan dengan diri sendiri dan lingkungannya. Sehingga urgensi Bimbingan dan Konseling sangat penting guna mencapai perekembangan dan keoptimalan dalam proses pendidikan. Bimbingan Konseling perlu diterapkan di MI/SD, karena pada era ini peserta didik memiliki masalah baik dalam akhlak maupun mengembangkan potensi yang dimilikinya. Di SDN 32 Kota Bengkulu sendiri masalah yang dihadapi yaitu kurang tertanamnya sifat disiplin pada peserta didik pada umumnya, seperti ribut ketika guru menjelaskan, lupa mengerjakan tugas, dan bertengkar dengan teman. SDN 32 Kota Bengkulu mengimplementasikan bimbingan konseling dengan cara menyelipkan layanannya ke dalam mata pelajaran ada, hal ini dikarenakan di SDN 32 Kota Bengkulu tidak memiliki mata pelajaran khusus BKI. Layanan yang diimplementasikan di SDN 32 Kota Bengkulu mencakup 4 jenis yaitu: 1) layanan dasar bimbingan; 2) layanan responsif; 3) layanan perencanaan individual; dan 4) layanan dukungan sistem. Dalam hal ini yang berperan menjadi konselor adalah kepala sekolah dan wali kelas.

 

References

Abu Najah, Helmi. (2019) Implementasi Bimbingan dan Konseling Impact Islami pada Siswa SMK 1 Karanganyar. Jurnal BK dan Dakwah Islam. Vol. 16 (2).

Adz-Dzaky, Hamdani Bakran. (2002). Psikoterapi dan Konseling Islam: Penerapan Metode Sufistik. Yogyakarta: Fajar Pustaka Baru.
Al-Shawi, Ahmad bin Muhammad al-Mali, Syarh al-Shawi `ala Auhar al-Tauhid. Tk. Ampel, Ahmad bin Muhammad al-Mali al-Shawi, Syarh al-Shawi `ala Auhar al-Tauhid. Anwar, Sutoyo. 2007. Bimbingan dan Konseling Islami. Yogyakarta: Pustaka pelajar.
Arifin dan Thohirin. Bimbingan dan Konseling di sekolah dan Madrasah (berbasis Itegrasi). Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Aunur, Rahim Faqih.2001. Bimbingan dan Konseling dalam Islam. Jakarta: UII press.

Departemen Pendidikan Nasional. (2008). Penataan Pendidikan Profesional Konselor dan Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Jalur Pendidikan Formal. Bandung: Direktorat Pendidikan Nasional.

Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan depaartemen Pendidikan Nasional, 2007.
Ramburambu Penyelenggaraan Bimbingan dan Konseling dalam Jalur Pendidikan Formal. Jakarta.

F.M., Sa’adah. (2015). Konsep Bimbingan Dan Konseling Cognitive Behavior Therapy (Cbt) Dengan Pendekatan Islam Untuk Meningkatkan Sikap Altruisme Siswa.

Farid, Imam Sayuti.2002. Pokok-Pokok Bahasan Tentang Bimbingan Penyuluhan Agama Sebagai Teknik Dakwah. Bandung: Alfabetha.

Gibson, Robert L. dan Marianne H. Mitchell, 2010. Bimbingan dan Konseling. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hariyanto, Farid, 2007. Bimbingan dan Konseling di sekolah dan Madrasah : berbasis itegrasi, Jakarta: PT Raja grafindo.
2007. Makalah dalam Seminar Bimbingan dan Konseling.

Kementrian Agama RI. (2015). Madrasah Indonesia: Madrasah Prestasiku. Jakarta: Direktorat Jendral Pendidikan Islam Kementrian Agama RI.

Komalasari, Gantina dkk., 2010. Teori dan Teknik Konseling.Jakarta: PT. Indeks. Latipun. 2006. Psikologi Konseling, Malang: Penerbitan UMM.
Mubarok, Ahmad, 2002, Al-Irsyad an Nafsy, Konseling Agama Teori dan Kasus. Yogyakarta: Fajar Pustaka Baru. Musnamar, Thohari. (1992). Dasar-dasar Konseptual Bimbingan dan Konseling Islam. Yogyakarta: UII Pres.
Nugrahani, Farida. (2014). Metode Penelitian Kualitatif. Surakarta. Peraturan Pemerintah, Nomor 28/1990 pasal 1 (2). Prayitno dan Erman Amti, 2004. Dasar-daras Bimb ingan dan Konseling.Jakarta: Rineka Cipta.
Purwaningrum, Ribut. (2018). Bimbingan dan Konseling sebagai Pelayanan Prima Konselor. Jurnal Ilmiah Konseling. Vol. 18 (1). Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Siregar, S. M., Lubis, S. A., & Nur, W. (2018). Implementasi layanan konseling islami di madrasah Tsanawiyah laboratorium universitas Islam negeri. At-Tazaki. Vol. 2 (1).

Surya, Mohammad.2003. Psikologi konseling,. Bandung: Pustaka Bani Quraisy.

Surya, Muhammad. (1998). Dasar-dasar Konseptual Penanganan Masalah-Masalah Karier/Pekerjaan Dalam Bimbingan dan Konseling Islam. Yogyakarta : UII Press.

Tarmizi. (2018). Bimbingan Konseling Islam. Medan: Perdana Publishing. Walgito, Bimo, Bimbingan dan Konseling. Yogyakarta: Andi Offset.
Published
2023-08-01
Section
Articles