Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Dasar Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Menerapkan Teori Pirie Kieren

  • Yeni Astri Ayu
  • Yona Kurniati
  • Azka Fauziah
  • Rifqi Amir Kurnia
Keywords: komunikasi matematis, soal cerita, teori pirie kieren

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis siswa sangat dibutuhkan pada pembelajaran matematika.Kemampuan komunikasi yang rendah dapat menimbulkan kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan matematika khususnya di soal cerita.Penelitian ini menguraikan kesalahan siswa dalam menuntaskan soal tes komunikasi matematis secara tertulis. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan deskriptif  untuk memaparkan secara jelas, teperinci dan menyeluruh deskripsi level kemampuan komunikasi matematis siswa dengan mengacu pada teori Pirie-Kieren. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menggambarkan komunikasi matematis siswa yang mengalami folding back ketika menyelesaikan soal cerita materi bilangan berdasarkan teori Pirie-Kieren. Siswa dengan kemampuan tinggi mengomunikasikan folding back-nya dengan efektif, jelas dan disertai alasan yang logis serta  menuliskan respons hasil folding back-nya dengan benar dan terurut. Sedangkan siswa yang berkemampuan pada rata-rata mengalami folding back setelah ditemukan intervensi.Namun, siswa yang mengomunikasikan hasil folding back dengan jelas dan terurut, kadang masih terdapat kesalahan pada solusi akhir jawabannya.Hasil analisis ini ditemukan bahwa terdapat kesamaan dalam kemampuan komunikasi siswa sekolah dasar dalam menyelesaikan soal cerita materi bilangan, yaitu dimulai dari tahap image making, bergerak menuju image having, selanjutnya berkembang pada tahap property noticing sampai pada tahap formalizing. Perbedaannya hanya terletak pada proses folding back.

References

Bernard, M. (2015).Meningkatkan Kemampuan Komunikasi dan Penalaran Serta Disposisi Matematik Siswa SMK dengan Pendekatan Kontekstual Melalui Game Adobe Flash CS. 4.0.Dalam Jurnal Infinity.Vol.4-No.2 Infinity 2015.DOI: https://doi.org/10.22460/infinity.v4i2.p197-222.
Dewi, I. (2014). Profil Keakuratan Komunikasi Matematis Mahasiswa Calon Guru Ditinjau dari Perbedaan Gender.Jurnal Didaktika, 1(2), hlm. 1-12. DOI :prefix 10.24815
Farida N. (2015). Analisis Kesalahan Siswa SMP Kelas VIII dalam Menyelesikan Soal Cerita Matematika.Aksioma Jurnal Pendidikan Matematika FKIP Univ. Muhammadiyah Metro.DOI: http://dx.doi.org/10.24127/ajpm.v4i2.306
Haniatussaadah, S., dan Basir, M.A. (2020). Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Menengah Pertama Pada Materi Aljabar. MATH EDUCA Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika.https://ejournal.uinib.ac.id/jurnal/index/php/matheduca

Hanifah A.N. dan Setianingsih R. (2014).Penggunaan Scaffolding untuk Mengatasi Kesalahan Siswa Kelas VII H SMP Negeri 2 Mojokerto dalam Menyelesaikan Soal Cerita pada Materi Persamaan Linear Satu Variabel. MATHEdunesa Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika. https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id.
Herdiman, I. (2018). Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis Pendekatan Kontekstual Pada Materi Lingkaran Untuk Siswa SMP. JRPM (Jurnal Review Pembelajaran Matematika).DOI:https://doi.org/10.15642/jrpm.2018.3.1.40-48
Lanani, K. (2013). Belajar Berkomunikasi dan Komunikasi untuk Belajar dalam Pembelajaran Matematika. Infinity Journal, 2(1), 13-25.DOI :https://doi.org/10.22460/infinity.v2i1.p13-25

National Council of Teachers of Mathematics (NCTM).(2000). Principles and Standard for School mathematics. Virginia: NCTM inc.

Purnama, I. L., & Aldila, E. (2016).Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Ditinjau melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Complete Sentence dan Team Quiz. Jurnal Pendidikan Matematika, 10(1), 27-42. DOI : http://dx.doi.org/10.22342/jpm.10.1.3267.26-41
Purwandari, A. S., Astuti, M. D., & Yuliani, A. (2018).Evaluasi Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP Pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel. IndoMath: Indonesia Mathematics Education, 1(1), 55-62. DOI : http://dx.doi.org/10.30738/indomath.v1i1.2219
Santos dan Semana, (2015). “Developing Mathematics Written Communication Through Expository Writing Supported by Assessment Strategies.” Educational Studies in Mathematics, Vol. 88 Issue 1: 65-87.
Subekti, Indah. (2018). “Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP Pada Materi Kubus dan Balok ditinjau dari Gaya Belajar Siswa”.Artikel Skripsi FKIP Universitas PGRI Kediri.Didownload pada tanggal 11 Mei 2021.simki.unpkediri.ac.id.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suhaedi, D. (2012). Peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP Melalui Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik.In Makalah dipresentasikan dalam Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika, Yogyakarta, FMIPA UNY (Vol. 10, pp. 191-202).DOI :http://eprints.uny.ac.id/7541/1/P%20-%2020.pdf
Sumarmo, U. (2011). Pembelajaran Matematika Berbasis Pendidikan Karakter. Vol.1, Tahun 2011.ISBN 978-602-19541-0-2.
Syafri, F.S dan Isran, D. 2016.PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MODEL TEORI PIRIE DAN KIEREN. 112-Article%20Text-155-1-10-20190328.pdf.
Wijaya, A. 2012. Pendidikan Matematika Realistik. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Published
2021-05-22
How to Cite
Astri Ayu, Y., Kurniati, Y., Fauziah, A., & Amir Kurnia, R. (2021). Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Dasar Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Menerapkan Teori Pirie Kieren. ISEJ : Indonesian Science Education Journal, 2(2), 90-98. Retrieved from https://siducat.org/index.php/isej/article/view/270
Section
Articles