Aspek Psikologi Tokoh Kasih Dalam Novel Asih Karya Risa Saraswati

  • Muhammad Pillos Yaprilsen Universitas Pamulang
  • Aryani Aryani Universitas Pamulang
Keywords: Novel asih, Kepribadian diri, psikologi sastra

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu: (1) Mendeskripsikan tokoh kasih dalam novel Asih karya Risa Saraswati menurut teori Sigmund Freud (2) Mendeskripsikan teori kepribadian sigmund freud (Id, ego dan superego). Teori kepribadian Sigmund freud diri tokoh Kasih dalam novel Asih” karya Risa saraswati; (3) Mendeskripsikan kepribadian diri tokoh Kasih dalam novel Asih” karya Risa saraswati. Penelitian ini menggunakan teori Sigmund freud yang meliputi fakta-fakta teori kepribadian seperti (Id, ego dan superego). Selain itu, penelitian ini juga menggunakan pendekatan psikologi sastra yang terdiri atas teori kepribadian Sigmund freud. Bentuk penelitian ini yaitu penelitian sastra bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data berasal dari novel Asih karya Risa saraswati diterbitkan oleh bukune agustus 2017. Data dalam penelitian ini berupa unsur-unsur intrinsik dan aspek-aspek psikologi. Metode pengumpulann data pada penelitian ini menggunakan metode analisis isi. metode analisis data pada penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualintatif dan psikologi sastra. Penelitian ini menghasilkan uraian tentang keterkaitan antar unsur Id, ego dan superego dalam novel Asih karya Risa saraswati yang memiliki hubungan era tantara keduanya. Selain itu, melalui aspek psikologi sastra, dapat menjelaskan tokoh kasih yang memiliki permasalahan karena pengaruh dari lingkungan sekitar dan dirinya sendiri. Aspek teori kepribadian Sigmund freud mampu memperjelas kepribadian tokoh dalam mencapai aktualisasi diri. Ditinjau dari tingkatan dalam mencapai aktualisasi diri tokoh Kasih mampu memenuhi semua tingkatan sebelum ia mencapai tahap aktualisasi diri yang merupakan capaian tertinggi.

 

References

Atar M, S. (1993). Metode Penelitian Sastra. Bandung: Penerbit Angkasa.

Bungin, B. (2005). Metodologi Penelitian Kuantitatif: Komunikasi, Ekonomi, dan. Jakarta: Kencana Prenada.

Burhan Nurgiantoro. (2007). Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada. (Diakses pukul 10.11; 23 februari 2021)

Freud, S. (2016). Psikoanalisis Sigmund Freud. (K. Bertens, Ed., & K. Bertens,. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Ratna, N. (2004). Teori, Metode, dan Teknnik Pennelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Risa Saraswati. (2017). Asih. Jakarta: PT. Bukune Kreatif Cipta.
Saini K.M dan Sumardjo, J. (1986). Apresiasi Kesusastraan. Jakarta: Gramedia.

Saraswati, E. (2003). Sosiologi Sastra : Sebuah Pemahaman Awal. Malang: Bayu Media.

Suroto. (1989). Teori dan Bimbingan Apresiasi Sastra Indonesia. Jakarta: Erlangga.

Tarigan, H. G. (1984). Prinsip-prinsip Dasar Sastra. Bandung: Angkasa.

Waluyo, H. (2002). Pengkajian Sastra Rekaan. Salatiga: Widyasari Press.

Wellek, R. A. (1989). Teori Kesusastraan. Jakarta: PT. Gramedia.

Zulfahnur, d. (1996). Teori Sastra. Jakarta: Depdikbud.
Published
2022-04-30
Section
Articles